Postingan

PLN Aceh Masih Minim Pelayanan Terhadap Masyrakat

Gambar
Banda Aceh, citraaceh.com PT.PLN Aceh, dinilai masih mengecewakan masyarakat ,banyak kita temui dilapangan. “Rencana pemadaman arus listrik tampa pemilik rumah itu sendiri, sehingga petugas pemotongan arus listri,terpaksa memotong sementara penghuni rumah tidak ada di tempat dan ada juga keluhan masyarakat lampaseh mengeluh ketika pihak petugas mengancam pelangan,sikira 3 jam gak melunasi maka pihak petugas harus memotong arus aluran listrik apapun alasannya sangat mengecewakan terutama masyarakat di beberapa daerah yang terkena dampak pemadaman.senin pekan lalu. Manajemen PT PLN Wilayah Aceh telah menyatakan defisit listrik yang terjadi di kawasan Sumatera bagian utara (Sumbagut) juga berdampak terhadap pasokan listrik ke provinsi ujung paling barat Indonesia itu. Beberapa pekan lalu PT PLN telah memastikan Aceh tidak terjadi lagi pemadaman bergilir dan itu mendapat sambutan baik masyarakat terutama pelanggan. Namun, katanya, tiba-tiba manajemen PLN mengumum...

Pansus I DPR Aceh Mengonsultasikan Raqan Pertambangan Kementrian ESDM

Banda Aceh, citraaceh.com Panitia Khusus (Pansus) I DPR Aceh akan mengonsultasikan rancangan qanun atau raqan pertambangkan mineral dan batu bara ke pemerintah pusat di Jakarta. “Dalam waktu dekat ini, kami akan segera mengonsultasikan raqan pertambangan mineral dan batu bara.”kata Ketua Pansus I DPR Aceh Ermiadi di Banda Aceh, Jumat (27/09). Ia mengatakan, konsultasi dilakukan dengan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Kementerian Dalam Negeri. Selain itu, pansus 1 DPR Aceh, juga menyosialisasikan raqan tersebut kementerian terkait, seperti Kementerian Keuangan. Menurut Ermiadi, konsultasi ini menjadi penting agar pasal demi pasal yang diatur dalam raqan pertambangan mineral dan batu bara sinkron dengan peraturan secara nasional lainnya. “Konsultasi ini juga ingin memastikan apa saja kewenangan pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh,” kata Ermiadi. Mengenai pembahasan raqan pertambangan mineral dan batu bara, Ermiadi mengatakan kini prosesnya s...

Grup Nasyid Rabbana Aceh Tenggara mendapat nilai plus dari penonton

Gambar
Banda Aceh, citraaceh.com Grup Nasyid Rabbana Aceh Tenggara, mempertunjukan kebolehan nya pada ajang Pekan Kaebudayaan Aceh (PKA) ke VI tahun 2013, jum'at pekan lalu sehinga penonton terkagum. “grup Nasyid Rabbana Agara dalam kesempatan itu penampilannya sangat memukau sehingga,mampu menghipnotis para penonton yang memadati Taman Budaya untuk menyaksikan aksi mereka, ujar Bahagia Wati. Sekretaris Dinas Pariwisata itu,menjelaskan,bahwa penampilan grup Nasyid Rabbana Aceh Tenggara dibawah binaan Bupati Aceh Tenggara, Hasanuddin B,dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Agara. Sehingga para penonton yang berkunjung pada ajang pekan kebudaan aceh(pka) cukup senang,bahkan saat aksi berjalan mereka (penonton) terus memberikan aplus,bahkan aksi Nasyid Rabbana Agara itu mendapatkan tepuk tangan yang cukup meriah dari ribuan penonton dilokasi.”kata nya.   Selain penampilan grup nasyid rabbana,Agara juga akan mengikuti lomba tarian saman dan seudati,di taman Ratu Safiatud...

Kepengurusan Kadin Aceh melanggar AD/ART

Banda Aceh, citraaceh.com Musyawarah provinsi Kadin Aceh tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena pelaksanaannya terkesan dipaksakan untuk kepentingan golongan tertentu,” kata Ketua FKPA Sofyan Abdullah kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa pekan lalu. “Forum Penyelamat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh meminta pemerintah daerah tidak mengakui kepengurusan Kadin dibawah pimpinan Firmandez, karena dinilai melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART). Dipaparkannya, peraturan organisasi yang dibuat tidak boleh lebih tinggi dari AD/ART yang merupakan landasan utama pelaksanaan setiap kegiatan Kadin dan wajib di pertanggung jawabkan pada musyawarah nasional, Seharusnya peraturan organisasi harus menyesuaikan dengan AD/ART bukan lebih tinggi dan ini bertentangan dari status yang ada. Lagi pula peraturan organisasi yang ada tidak pernah dijelaskan,” ujar Sofyan. Pihaknya juga mengklaim atau mengambil alih kepemimpinan Kadin untuk diserahka...