Kepengurusan Kadin Aceh melanggar AD/ART

Banda Aceh, citraaceh.com

Musyawarah provinsi Kadin Aceh tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku, karena pelaksanaannya terkesan dipaksakan untuk kepentingan golongan tertentu,” kata Ketua FKPA Sofyan Abdullah kepada wartawan di Banda Aceh, Selasa pekan lalu.

“Forum Penyelamat Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh meminta pemerintah daerah tidak mengakui kepengurusan Kadin dibawah pimpinan Firmandez, karena dinilai melanggar anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).

Dipaparkannya, peraturan organisasi yang dibuat tidak boleh lebih tinggi dari AD/ART yang merupakan landasan utama pelaksanaan setiap kegiatan Kadin dan wajib di pertanggung jawabkan pada musyawarah nasional, Seharusnya peraturan organisasi harus menyesuaikan dengan AD/ART bukan lebih tinggi dan ini bertentangan dari status yang ada. Lagi pula peraturan organisasi yang ada tidak pernah dijelaskan,” ujar Sofyan.

Pihaknya juga mengklaim atau mengambil alih kepemimpinan Kadin untuk diserahkan kepada Kadin Indonesia hingga memperoleh status hukum yang jelas.

“Samsul B Ibrahim selaku sekretaris mengatakan forum yang dibentuk tersebut memiliki kekuatan hukum karena mewakili asosiasi, himpunan, organisasi pengusaha Aceh yang merupakan salah satu bagian dari lembaga tersebut”.

“Kami akan terus melakukan berbagai upaya semua pihak untuk tidak melakukan kegiatan administrasi dan hukum dengan kepengurusan Kadin Aceh yang dipimpin Firmandes,agar Kadin Aceh terarah yang lebih baik dalam membina dan melahirkan pengusaha professional,”ujarnya

Sementara itu Faisal Usman Ketua Kadin Aceh Besar yang kepengurusannya dibekukan dan tidak diperkenankan masuk saat  Musprov Kadin.ia menyatakan dirinya tidak berambisi menjadi Ketua namun sekadar meluruskan pelaksanaan tersebut sesuai dengan peraturan yang ada.

“Saya tidak persoalkan siapa yang  akan menjadi ketua yang penting pelaksanaanya sesuai AD/ART dan orang tersebut mampu memberikan kerja nyata untuk peningkatan profesionalisme pengusaha,”kata Faisal. (wendy)

Postingan populer dari blog ini

Jalan Bireun-Takengon Rampung Tahun 2016

Kesbangpolinmas Aceh Adakan Dialog Pencapaian Penanganan Konflik Aceh

Dua Hari Hilang 3 Nelayan idi di temukan selamat