Warga Kecamatan Setiap desak Pemerintah aktifkan TPI Tradisional
| Camat Setia, Zulkifli SP beserta staf saat meninjau bekas lokasi TPI Tradisional, Senin (1/9) foto Nizar |
Blangpidie,Citra
Aceh
Warga Kecamatan
Suaq Setia Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mendesak pemerintah untuk segera mengaktifkan
kembali Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Tradisonal di Desa Ujong Tanoh Kecamatan
setempat.
Salah
seorang tokoh masyarakat, Nazli MD kepada Citra Aceh, Senin (1/9) menuturkan, di
Kecamatan Setia tepatnya di Desa Ujung Tanoh pernah ada tempat pendaratan ikan
yang menjadi salah satu ikon kabupaten Abdya pada waktu itu, namun sejak
terjadinya konflik di Aceh teluk yang dikembangkan sekitar tahun 2002 itu
secara perlahan mati akibat tidak beraninya warga mendaratkan ikan di daerah
tersebut.
Setelah
konflik usai, masyarakat bersama unsur
muspika Kecamatan mencoba mengaktifkannya lagi TPI tradisional tersebut, namun
akibat kekurangan dana untuk mengeruk teluk tersebut tidak tersedia maka hingga
saat ini TPI kebangaan warga Kecamatan Setia itu belum bisa diaktifkan.
“Untuk
itu masyarakat sangat berharap pemerintah untuk mengaktifkan kembali TPI
Tradisonal tersebut, karena itu merupakan salah satu mata pencari masyarakat
untuk menyambung kehidupan yang lebih layak,”sebut Nazli.
Menurutnya,
dengan diaktifkannya kembali tempat penambungan ikan tradisional di Desa Ujung
Tanoh itu selain mengurangi angka kemiskinan juga bertambahnya aset daerah yang
mendongkrak pendapan asli daerah (PAD),”Jika masyarakat makmur, pembangunan
yang diprogramkan pemerintah akan berjalan lancar,”tegas Nazli.
Sementara
itu, Zulkifli SP, Camat Kecamatan Setia saat dikonfirmasikan Citra Aceh terkait
harapan masyarakat tersebut mengakui, pihaknya sangat mendukung upaya
masyarakat tersebut. Sebab, menurutnya dengan aktifkannya kembali TPI tersebut
perekonomian masyarakat setempat akan bertambah.“Kita sangat berharap keinginan
masyarakat Kecamatan Setia itu didengarkan Pemerintah, TPI itu juga untuk
masyarakat Abdya,”sebutany singkat.(T.N)