FKH Lhokseumawe Gelar Aksi Kota Hijau Di Meunasah Manyang



Penghijauan Langkah Tepat Meningkatkan Ekonomi Masyarakat

Lhokseumawe, citraaceh.com

Ketua DPRK Lhokseumawe M. Yasir & Sekretaris FKH Saiful MDA

Dampak pemanasan global yang melanda dunia saat ini, membuat negara Eropha harus bekerja keras untuk menyelamatkan bumi khususnya Aceh yang menjadi paru-paru dunia. Berbagai penelitian, aksi penghijauan dan kucuran dana yang jumlah besar telah mereka keluarkan setiap tahun demi terjaganya dan terpelihara ekologi hutan Bukit Barisan dan Gunung Leuser.

Hal tersebut disampaikan Walikota Lhokseumawe dalam pidatonya yang dibacakan Asisten 2 Setdako Lhokseumawe Drs.Muhammad Rizal, M.Si, pada acara aksi Komunitas Hiaju dalam rangka Pelaksanaan Program Pengembangan Kota Hiaju (P2KH) Kota Lhokseumawe Tahun 2014 dengan aksi penanaman Pohon Mangga di Gampong Meunasah Manyang Kandang  Kecamatan Muara dua, Minggu (20/14)

Asisten 2 M. Rizal, M.Si
Walikota Lhokseumawe yang diwakili oleh Asisten 2, Muhammad Rizal, Msi,  menekankan, Aksi hijau yang dilakukan  Forum Komintas Hijau (FKH) Lhokseumawe bersama masyarakat Manyang  merupakan contoh aksi nyatayang berdampak kepada generasi akan datang.  

Dengan Aksi yang disebut sebagai upaya penyelamatan dari dampak pemanasan Global dan kerusakan tata lingkungan, maka pemerintah kota bersama pemerintah pusat menaruh perhatian dalam bentuk pemberian bantuan dana yang direalisasikan dalam bentuk aksi penghijauan penenaman pohon. 

Pemerintah Kota berjanji, bila  realisasi Program FKH Kota Lhokseumawe berjalan sesuai dengan rencana, pemerintah pusat akan menambah kucuran bantuan jauh lebih besar dari sekarang ini,  dalam bentuk pendanaan. 

Ketua Tim Swakelola P2KH Kota Lhokseumawe Munadi, S.Sos
Seketaris FKH Lhokseumawe Saiful MDA kepada Media menjelaskan, kita punya target 8 titik yang akan dihijaukan ditempat masyarakat ramai, sehingga lingkungan yang kita bangun ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan dapat menghidupkan ekonomi masyarakat  aksi penghijauan tahun 2014 tersebut, untuk kali ini lebih dititik beratkan pada pemukiman dan perumahan penduduk Korban Tsunami Meunasah Manyang Kandang, yang diharapkan masyarakat setempat bisa terlaksana seperti pembangunan taman wisata, taman mushalla dan penataan makam, untuk delapan titik lainnya target kota hijau dari Aksi FKH adalah, Gua Jepang Blang Panyang, Ujung Blang dan Waduk, serta sangat diharapkan kepada Pemerintah Lhokseumawe serta Perusahaan-Perusahaan untuk dapat membantu kita semaksimal mungkin, terangnya.

Stund Up Comedy khas Aceh Nasrul
Khusus rencana penghijauan di kawasan perumahan korban Stunami Meunasah Manyang, FKH selain melakukan penanaman 200 bibit pohon Mangga, juga memprogramkan tempat bermain anak yang di lengkapi sarana balai pengajian dan penataan makam. 

Geuchik  Meunasah Manyang Mansur dalam acara penghijauan mengharapkan kepada pemerintah dan FKH, dapat merealisasikan program kerja tersebut. Salah satunya, Balai pengajian bagi anak-anak komplek perumahan tersebut selama ini belum memiliki fasilitas yang memadai untuk mereka.     

Acara yang berlangsung di Lapangan Komplek Perumahan Tsunami Gampong Meunasah Manyang Kandang Lhokseumawe tersebut juga ikut dimeriahkan oleh Nasrul seorang Stund Up Comedy Khas Aceh yang berhasil menghibur para tamu undangan dan masyarakat sekitar sehingga suasana kegiatan aksi Kota Hijau semakin semarak. (rif)
  

Postingan populer dari blog ini

Jalan Bireun-Takengon Rampung Tahun 2016

Kesbangpolinmas Aceh Adakan Dialog Pencapaian Penanganan Konflik Aceh

Dua Hari Hilang 3 Nelayan idi di temukan selamat