KEMACETAN PANJANG DI SPBU, PEMERINTAH KURANG TANGGAP
|
Ratusan
kenderaan antri hingga meluber ke jalan raya pada saat pengisian BBM di SPBU
Keude Paya. Selasa (26/8) foto Nizar
|
Blangpidie,
Citra Aceh
Kelangkaan
BBM jenis solar dan premium yang terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya
(Abdya) yang hampir sebulan lebih semakin tak terkendalikan. Akibatnya, antrian
ratusan kendaraan roda empat dan roda dua di sejumlah SPBU dalam
Kabupaten tersebut, bahkan antrian kendaraan sampai mengganggu kelancaran lalu
lintas di jalan raya.
Pantau
Citra Aceh, Selasa (26/8) sore di lokasi SPBU Desa Keude Paya Kecamatan
Blangpidie, terlihat ratusan kenderaan terpaksa antri hingga satu kilometer di
jalan Nasional guna mendapatkan BBM. Antrian tersebut mengakibatkan
terganggunya kelancaran lalu lintas di jalur tersebut.
Salah
seorang pengendara kenderaan roda empat, Efendi, 40 tahun, mengaku, sejak dua minggu
terakhir dirinya kesulitan untuk mendapatkan BBM,”Saat mengisi BBM saya selalu
dapat giliran antri sebab BBM langka bahkan ditingkat eceran semua
kosong. Kata petugas mobil BBM belum datang,"ujarnya.
Untuk
membeli BBM motornya, dirinya sengaja datang lebih pagi ke SPBU karena
khawatir tidak kebagian BBM."Padahal saya sudah pagi, ternyata namun hingga
saat ini belum ada kepastian kapan datangnya mobil tanki yang membawa pasokan
bahan bakar minyak ini,”kata
Efendi sembari menggerutu.
Pada kesempatan itu, Efendi atas nama masyarakat
mengaku dirinya sangat kecewa atas kejadian tersebut. Menurutnya, pemerintah
kurang tanggap dengan kondisi kelanggaan BBM tersebut.
“Pemerintah seharus tanggap dalam menangani
kemacetan masalah BBM, karena kebutuhan BBM sangat mempengaruhi ruang gerak
masyarakat untuk mencari nafkah, terutama bagi petani, pedagang ikan keliling serta
pengerajin perabotan rumah,”sebut Efendi.
Terlambat datang pasokan minyak
Sementara
itu, Tarmizi, 43 tahun, petugas SPBU Desa Keude Paya Kecamatan Blangpidie kepada
Citra Aceh mengakui, antrian ratusan kenderaan tersebut disebabkan ketelambatan
datang mobil pasokan BBM yang menyuplai minyak dari Meulaboh Kabupaten
Aceh Barat.
”Biasanya
pukul 11.00 wib pagi stok BBM sudah tiba, namun hingga saat ini kami
masih menunggu kedatangan mobil tanki yang membawa persediaan bahan bakar
minyak ke SPBU Keude Paya,”sebut Tarmizi.
Selain
itu, kelangkaan BBM tersebut menurutnya juga dikarenakan adanya pengurangan
stok dari pihak Pertamina."Saat ini pengiriman BBM dikurangi hampir setiap
hari dari Pertamina,"pungkas Tarmizi singkat.(T.N)